BANTAENG – Pengurus Forum Jurnalis Republik Indonesia (FJRI) Kabupaten Bantaeng melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Hadi Sukma Siregar, S.H., C.N. Audiensi berlangsung di Kantor Kejari Bantaeng, Selasa 9 September 2026.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum FJRI Bantaeng Dg. Ratu / Derra bersama jajaran pengurus FJRI.
Dalam pertemuan tersebut, selain ajang perkenalan FJRI juga memaparkan secara garis besar program-program kerja organisasi ke depan. Pembahasan mengerucut pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bantaeng.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan program-program FJRI. Salah satu yang kami soroti adalah bagaimana peran media dan aparat bisa bersinergi untuk mendongkrak PAD daerah”, ujar Dg. Ratu usai audiensi.
Senada, Kajari Bantaeng Hadi Sukma Siregar menyambut baik inisiatif FJRI. Ia menekankan pentingnya sinergitas dan harmonisasi lintas sektor antara pemerintah, aparat penegak hukum, media, dan elemen masyarakat.
“Peningkatan PAD tidak bisa jalan sendiri. Butuh sinergitas dan harmonisasi lintas sektor. Kejaksaan siap mendukung dari sisi penegakan hukum dan pendampingan agar setiap program berjalan sesuai aturan”, kata Hadi Sukma.
Ia juga mengapresiasi peran jurnalis sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik, termasuk terkait potensi-potensi PAD yang ada di Bantaeng.
Audiensi berlangsung cair dan ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang lebih intens antara Kejari Bantaeng dan FJRI ke depan.
“Kami berharap ke depan ada ruang kolaborasi. Baik dalam pengawasan, edukasi hukum ke masyarakat, maupun publikasi program-program yang berdampak pada peningkatan PAD”, tutup Dg. Ratu. ***




