BANTAENG. ZM.COM – Asap hitam menyelimuti halaman Kantor PLN Bantaeng saat puluhan aktivis yang tergabung dalam Gerakan Anti Mafia (GAM) kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid III, sebagai lanjutan dari aksi sebelumnya yang dinilai belum membuahkan hasil, Senin (27/4/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam aksinya, massa menuntut pertanggungjawaban pihak PLN atas peristiwa terbakarnya sebuah rumah milik warga di Dusun Bontorannu, Desa Lebang Manai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, pada 3 Mei 2024 lalu. Kebakaran tersebut disebut mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta rupiah dan diduga dipicu oleh kelalaian infrastruktur jaringan listrik.

Awalnya, aksi berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Namun situasi mulai memanas saat massa aksi tidak berhasil menemui pihak PLN. Sejumlah peserta aksi kemudian berusaha memasuki halaman kantor, namun akses tertutup rapat oleh aparat keamanan yang berjaga di pintu gerbang.

Ketegangan pun tak terhindarkan. Massa dan petugas sempat terlibat aksi saling dorong hingga beberapa demonstran akhirnya berhasil masuk ke halaman kantor PLN Bantaeng.